PESAN-PESAN NURANI [10:13 AM, 11-Nov-09]
Pesan Persatuan Bangsa dari Mesjid Demak
Beberapa pekan lalu,aku sempat berkunjung dengan keluarga berziarah ke Mesjid Demak.Melihat mesjid tua tersebut,dalam benakku terbayang tangan-tangan kreatif dari para Waliyullah yang berpeluh keringan mendakwahkan Dienul Islam di Tanah Jawa ini.
Aku ditunjukkan oleh Papa ke hadapan sebuah tiang penyangga mesjid yang posisinya di tengah-tengah.Kuraba dan perasaanku mengatakan tiang pondasi ini seperti terbuat dari beton saking kerasnya.Konon menurut keterangan bahwa mesjid tersebut dibangun atas prakarsa para Wali Sanga secara kolektif,dan tiang pondasi di depanku merupakan karya Sunan Kalijaga.
Dugaanku bahwa Pondasi sumbangan Sunan Kalijaga tersebut terbuat dari bahan betonan,meleset,karena katanya bahan bakunya terbuat dari kayu juga. Lebih tercengang lagi manakala kutahu bahwa tiang tersebut bukan dari kayu glondongan seperti biasanya,tetapi dari bubuk-bukuk kecil sisa sebitan kayu yang direkat dan disatukan berbentuk tiang oleh Sang Sunan.Tiang tersebut usianya sudah ratusan tahun.Kondisinya seperti kusaksikan di awal tadi.
Menurut Papa, tiang Mesjid Demak karya Sunan Kalijaga ini telah menjadi saksi mati kepada kita generasi anak bangsa yang mengunjunginya.Saksi tentang apa gerangan?
Tiang yang kokoh tersebut seakan berkata kepada kita Bangsa Indonesia, khususnya Ummat Islam : "Wahai manusia Indonesia,biarpun kita tergolong bangsa miskin dibanding negara lain yang lebih maju,mungkin Angkatan Bersenjata negeri kita masih ketinggalan teknologi dan peralatannya,namun ketahuilah bahwa apabila kalian seia sekata seikatan dalam persatuan dan kesatuan,pasti akan kuat bagaikan tangguh dan kuatnya tiang mesjid Demak ini,padahal hanya terbuat dari bubuk2 kayu yang kecil dan tak berguna,namun menjadi nampak dahsyat jika disatukan dalam satu kekuatan spiritual !"
Sayup-sayup terdengar dari loudspeker mesjid kumandang Kalam Ilahi Surah Ali Imran ayat 103,menyentakkan semangatku untuk berbuat lebih banyak dan bermanfaat dalam irama kebersamaan bagi Agama,Nusa dan bangsa tercinta ini.Subhanallah!
Pesan Menjaga Perairan Kita
Aku punya seorang adik laki2 bungsu,Helmi Mohammad Khatami namanya,sudah lepas UN Kelas VI SD di Garut.Kenapa aku pampangkan di blogku ini? Karena cita2dan tekadnya yang kuat : Ingin Menjadi Seorang Kapiten Laut.
Ketika kutanya apa motifnya,ia menjawab dengan sedikit emosional :" Dede pengen menjaga perairan dan perbatasan laut negeri ini,bagaimana pun kondisi kapal perang kita, jika ada negara yang coba2 mengganggu perbatasan laut kita,apalagi dengan sikap mentang2 atau jumawa,aku akan hajar mereka seperti tikus got..!"
Pada situasi saat ini,banyak negara tetangga yang seolah melecehkan kedaulatan kita dengan nyerempet2 perbatasan, untungnya Pemerintah RI terlalu bersikap baik sama tetangga sebelah yang jelas2 gak tahu diri.
Aku bangga pada tekad adikku.Aku berharap ia dpt mewujudkan cita2nya untuk agama,bangsa dan negara.
Kuusap kepala adikku,namun tak dinyana ada seekor cicak terpeleset dan hinggap di pundak adikku.Keruan dia yang sangat "malu" oleh cicak,menjerit-jerit keluar rumah.Ah, Dede...Dede,baru sama cicak aja udah terbirit-birit,gimana kalau buaya atau ikan hiu di lautan..?
(Diposkan: Almi Sitanov,30/5/2009.pk 18.20 dari Kota Intan)

Comments
Subscribe to Comment Feed (RSS / ATOM)
No comments yet. Why not make the first one!
New Comment